Premier League Pasang Bendera Ukraina di Big Screen Stadion
serta Memakai Ban Kapten Kapten Bendera Ukraina,
Netizen Indonesia: Bagaimana Kabarnya Palestina Yang Dijajah Puluhan Tahun?
Penulis: Muhammad Irfan Budiman
Edit: Muhammad Irfan Budiman
DEPOK - Kejadian Rusia ingin menginvansi Ukraina mendapat perhatian dari banyak puhak, salah satunya Premier League dan Bundesliga. Melalui akun resmi Premier League di Twitter, Premier League & Bundesliga resmi memasang bendera Ukraina untuk mendukung aksi perdamaian Ukraina yang diinvansi oleh Rusia. Bahkan, Premier League memasang bendera Ukraina di big screen stadion dengan slogan "STOP PUTIN, STOP WAR" serta #FootballStandTogether untuk melakukan aksi perdamaian Ukraina yang telah diinvansi oleh Rusia. Aksi tersebut menimbulkan pertanyaan serta kritikan dari banyak pihak. Tidak sedikit netizen-netizen Indonesia yang mempertanyakan aksi tersebut. "Bagaimana dgn Palestina?? UEFA tutup mata. Tolil!" ujar akun instagram @arbailand. "Hanya karena Eropa sesama kulit putih mata biru, timur tengah kau tutup mata" ujar akun instagram @salmanazi_17. Bahkan, beberapa netizen Indonesia mempertanyakan kejadian di Timur Tengah yang sudah menjadi korban dari peperangan tersebut, terutama kejadian Palestina yang dibunuh, diserang ataupun dibombardir oleh Tentara Israel. "Hello palestin dll... pa kabar dukungan kalian dr seluruh dunia" ujar akun instagram @ridhahk. "Disaat timteng diinvasi juga, mata dunia seakan tertutup, kalau bukan liverpool gue ogah nnton liga inggris 🔥" ujar akun instagram vikyfatih. Bahkan, ada salah satu netizen Indonesia yang memberikan kritikan ke FIFA & UEFA untuk memberikan keadilan terhadap negara-negara yang terkena invansi, terutama negara-negara Timur Tengah yang menjadi korban dari peperangan tersebut "Kami tidak mempersalahkan dukungan kalian kepada Warga Ukraina, yg kami minta keadilan untuk kasus yg sama di seluruh dunia..!!" ujar akun instagram @10969_irfan.
Sebelumnya, aksi Premier League & Bundesliga memasang bendera Ukraina serta memberikan silent moment berupa aksi tepuk tangan selama 5 menit saat pertandingan sepakbola berlangsung menuai pertanyaan serta kritikan dari berbagai pihak. Pasalnya, FIFA & UEFA tidak memberikan sanksi atau hukuman apapun terhadap klub dan Timnas Israel yang memborbardir Palestina, sedangkan FIFA & UEFA memberikan hukuman setimpal terhadap klub dan Timnas Rusia. Seperti yang kita ketahui, Palestina dibombardir oleh Tentara Israel saat perayaan Isra Mi'raj berlangsung. Bahkan, ada salah satu Rakyat Palestina yang dipukul dengan granat kejut di wajahnya saat dia bersama keluarganya di Gerbang Damaskus pada Selasa, 1 Maret 2022. Salah satu Rakyat Palestina yang dipukul dengan granat kejut adalah Munawar Burqan. Munawar Burqan adalah salah satu gadis berkebutuhan khusus yang diteror oleh pasukan Zionis Israel. Beberapa dari netizen Indonesia yang mempertanyakan kepedulian PBB terhadap Bangsa Palestina yang menjadi korban teror oleh pasukan Zionis Israel. "Bpak PBB yang bbrpa hari yg lalu menyuarakan agar rusia stop agresi ke ukraina demi kmanusiaan.. bgimna dgan ini pak?? Atau bpk blm liat berita??" ujar akun instagram @anny.nugrahanti. "Harusnya dunia juga memikirkan mereka yg sudah sejak lama menjadi korban kejamnya penjajahan dan perang " ujar akun instagram @bangwin5.
Sumber:
- Instagram @bola.online_:
Komentar netizen Indonesia mengenai Premier League memasang bendera
Ukraina di big screen stadion
- Instagram @sahabatpalestinaid2:
Komentar netizen Indonesia yang mempertanyakan aksi tersebut ke PBB
No comments:
Post a Comment